Merdeka.com – Hampir sekitar 20.000 orang Skotlandia menggunakan pil seks buatan untuk meningkatkan gairah saat berhubungan intim. Bahkan, pengguna terus menunjukkan peningkatan dalam lima tahun terakhir. Obat ini menjadi pilihan masyarakat dunia untuk meningkatkan vitalitas.

Dilansir dari surat kabar the sun, di negara Eropa utara tersebut, resep untuk mendapatkan obat yang meningkatkan vitalitas dalam hubungan intim. Paling tidak sampai pertengahan tahun ini 14.000 ribu resep ditulis. Angka yang dirilis otoritas setempat menunjukkan pada tahun 2007 resep untuk pengguna obat kegagahan mencapai 99.845 resep dan melonjak pada 2011hingga 118.591 resep.

Sue Maxwell seorang terapis hubungan di Skotlandia mengatakan memberi orang untuk aktif secara seksual menjadi hal yang baik. Namun, dia menilai tingginya resep yang diberikan untuk obat disfungsi ereksi pada pria muda sangat mengkhawatirkan. “Ini sering berkaitan dengan keseimbangan kerja hidup dan stres itu. Kadang ketika orang kehilangan pekerjaan mereka, mereka kehilangan ereksi mereka. ” katanya, Sabtu (14/7).

Hal sama juga mulai terjadi di masyarakat kelas menengah Indonesia yang mengalami disfungsi ereksi. Viagra menjadi pilihan atau jalan keluar agar bisa mengembalikan vitalitas saat berhubungan seks. Namun, obat ini tidak dijual secara bebas di dalam negeri, pria yang ingin mendapatkannya harus membeli secara online. “Saya belinya di online, lumayan juga harga dan khasiatnya,” ujar Yudi (32) salah seorang wiraswasta di Jakarta pada merdeka.com, Sabtu (21/7).

Dia mengaku memilih obat yang dikembangkan ilmuwan inggris dibandingkan mengkonsumsi obat kuat yang didapat dari toko obat kuat di pinggir jalan atau campuran jamu tradisional .”Saya rasa lebih aman obat kuat viagra, saya belum mengalami gangguan apapun,” katanya. Obat ini tidak ada di apotek umum

 

sumber : https://www.merdeka.com/peristiwa/viagra-cara-pria-mengembalikan-vitalitas.html